Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

Ternyata pasal yang di dakwakan JPU Kadaluarsa, Hakim Putuskan Despianoor Tidak Bersalah Soal Postingan Khilafah

 


KOTABARU - Guru honor Despianoor Wardani dinyatakan bebas dari segala dakwaan. Terkait kasus dirinya memposting khilafah di sosial media.


"Terdakwa kami nyatakan bebas (dari dakwaan jaksa penuntut umum)," ujar Hakim Ketua, Christina Endarwati, mengetuk palu, Rabu (9/9) siang tadi.


Menurut hakim, jaksa penuntut umum tidak cermat. Sehingga memakai pasal yang sudah tidak digunakan lagi.


Sehingga dakwaan lainnya pun dinyatakan batal.


Pengacara Despianoor, Janif Zulfiqar berharap, jaksa menerima hasil putusan hakim itu. (zal/ema)

Dikutip dari https://kalsel.prokal.co/read/news/35402-hakim-putuskan-despianoor-wardani-tidak-bersalah-soal-konten-khilafah.html

Posting Komentar

0 Komentar