Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

PARADE TAUHID 2019 Mengusung Tema "Islam Selamatkan Negeri"


KIBLAT.NET, Jakarta – Ribuan umat Islam menghadiri acara Parade Tauhid 2019. Sejak pukul 08.00 WIB, peserta sudah memadati Bundaran HI dan mulai melakukan longmarch ke Istana melawati jalan Thamrin ke arah patung kuda. Hanya saja, akses jalan Merdeka Barat tepatnya di depan Dinas Pariwisata ditutup polisi menggunakan kawat berduri.

Karena ada kawat berduri tersebut, massa pun terkonsentrasi di Bunderan Patung Kuda. Dan di atas mobil komando, para orator mulai berorasi. Orator meminta peserta melakukan aksi dengan tertib, dan taat pada komando ulama.

“Kita menyuarakan kebenaran, menyuarakan yang hak. Kriminalisasi ulama terjadi, ekonomi memburuk,” ujar pembawa acara pada Sabtu (28/09/2019).

Menurut pantauan Kiblat.net, peserta aksi melengkapi diri dengan tongkat yang membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid. Tidak hanya bendera berwarna putih bertuliskan kalimat tauhid berwarna hitam, ada juga bendera hitam bertuliskan tauhid putih.

ketua panitia Aksi Mujahid 212, Edy Mulyadi dalam orasinya menyampaikan bahwa NKRI saat ini sedang sakit.
“NKRI sedang dijarah, dimaling oleh justru para pejabat kita. Orang-orang yang kita beri amanah untuk mengurus kita, tapi malah mereka sibuk mengurus dirinya sendiri,” ujarnya.
Di bawah mobil komando, para panitia yang mengenakan kaos hitam membagikan poster kepada peserta. Salah satu tulisannya adalah “Pemimpin Ngawur Lebih Baik Mundur”, “Selamatkan Indonesia dari Bahaya Liberalisasi Dan Bahaya PKI Komunis”.

Sebagaimana diketahui, Parade Tauhid yang seyogyanya diadakan Sabtu (28/09/2019) pagi di Senayan, berganti tema dan tempat aksi. Parade Tauhid ini menjadi Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI dengan titik kumpul Bundaran HI, peserta aksi pun akan melakukan Long march menuju Istana Merdeka.
Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Simak Highlight Parade Tauhid dalam video berikut ini :

Posting Komentar

0 Komentar