Home

PKAD—Chanda Purna Irawan menilai vonis HaErEs dan Pinagki ini adalah tindakan hukum yang berat sebelah sekaligus zalim. Jika memang kebohongan dianggap sebagai pidana, maka mestinya pejabat negara yang membuat statement atau kampanye yang tidak ditunaikan itu dianggap telah berbohong dan harus dipidana. Chandra Purna Irawan kemudian menyoroti mobil esemka, “Katanya ada mobil esemka, kok saya belum pernah lihat mobil merk itu ya? Nah kalau memang itu tidak nyata, berarti itu bohong dan bisa dipidana”, protesnya pada Insight #40 PKAD, Jumat, (25/6/2021). Menurut Chandra, perasaan baik-baik saja itu tidak bisa dipidana karena sifatnya privasi, hanya yang bersangkutan yang merasakannya. Sah-sah saja saat dia merasa baik-baik saja, meskipun sedang sakit, corona misalnya. Saat ditanya ada apa sebenarnya di balik vonis HaErEs ini, Chandra mengaku, ada beberapa keanehan. “Yang pertama, sebelum beliau ke Arab Saudi itu sudah berapa kali ditetapkan sebagai tersangka. Kedua, sampai di Arab infonya beliau juga terus dipantau. Ketiga, sampai di Indonesia, disambut ribuan jamaah. Nah, disini saya melihatnya aneh, kenapa dibiarkan sampai memasuki area bandara, seolah agar ada dasar atau alasan untuk diperkarakan”, paparnya. Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

Antusiasme Masyarakat Surabaya dalam Menyambut Maulid Nabi 1441 H


Ahad, 10 November 2019 - Pada Hari ini seribuan masyarakat Surabaya hadir dalam acara Tabligh Akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw 1441 H dengan tema yang diangkat adalah Cinta Nabi Cinta Syariah, bertempat di salah satu Masjid di Surabaya Tabligh Akbar dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan pembacaan ummul kitab Surat Al-fatihah oleh Ustadz Abu Hatim.

Kedatangan para Ulama dan para ustad dari berbagai forum organisasi islam di Surabaya yang membuat acara ini begitu istimewa, sehingga disambut dengan begitu antusias oleh warga kota Surabaya dan para jamaah dari berbagai macam organisasi seperti : Forum Umat Islam Bersatu Surabaya, Forum Komunikasi Ulama Aswaja, LBH Pelita Umat, Intelektual Muslim Surabaya, Majelis Taklim Al Hikmah Surabaya dan Majelis-majelis taklim lainnya.

Acara ini diadakan oleh Forum Umat Islam Bersatu dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. serta mengambil moment penting untuk menyatukan umat dalam satu semangat memperjuangkan dinul Islam serta meneladani Metode Perjuangan Rasulullah Saw.


Sambutan acara yang dibawakan oleh Ketua Forum Umat Islam Bersatu Surabaya, Kyai Abdul Kholiq yang begitu bersemangat dalam menyampaikan sambutannya kemudian disambut pekik Takbir oleh para jamaah. beliau juga menyampaikan pesan-pesannya kepada seluruh jamaah agar tak pantang menyerah dalam menjalankan Dakwah sebagaimana Rasulullah Saw. yakni dalam mengamalkan sunnah-sunah Rasul dan menyampaikan syariah Nabi Muhammad Saw.

Acara Tabligh Akbar Maulid Nabi ini diisi oleh empat orang Narasumber yaitu Ustadz Drs. Saiduddin dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Surabaya yang membahas tentang Mencintai Nabi SAW. Ustadz Ali Tamam, MPdI. dari Forum Komunikasi Ulama Aswaja Jawa Timur, yang membahas tentang Meneladani Manhaj Nabi Mewujudkan Islam dalam Kehidupan. Dilanjutkan Ustadz Saifuddin Budiharjo, SHI dari LBH Pelita Umat yang membahas tentang Implementasi Dakwah Nabi di Masa Kini serta bagaimana tantangannya dan terakhir oleh Ustadz Drs. M. Ismail Perwakilan Intelektual Muslim Surabaya


Serangkaian acara berlangsung sangat meriah, berjalan dengan tertib dan aman. Diujung acara sekitar Pukul 10.40 WIB acara ini diakhiri dengan pembacaan Doa oleh RKH. Kamil Sutastita, M.Ag kemudian seluruh peserta melaksanaan sholat Zhuhur berjamaah di Masjid dan berangsur meninggalkan lokasi.

Posting Komentar

0 Komentar