Home

PKAD—Chanda Purna Irawan menilai vonis HaErEs dan Pinagki ini adalah tindakan hukum yang berat sebelah sekaligus zalim. Jika memang kebohongan dianggap sebagai pidana, maka mestinya pejabat negara yang membuat statement atau kampanye yang tidak ditunaikan itu dianggap telah berbohong dan harus dipidana. Chandra Purna Irawan kemudian menyoroti mobil esemka, “Katanya ada mobil esemka, kok saya belum pernah lihat mobil merk itu ya? Nah kalau memang itu tidak nyata, berarti itu bohong dan bisa dipidana”, protesnya pada Insight #40 PKAD, Jumat, (25/6/2021). Menurut Chandra, perasaan baik-baik saja itu tidak bisa dipidana karena sifatnya privasi, hanya yang bersangkutan yang merasakannya. Sah-sah saja saat dia merasa baik-baik saja, meskipun sedang sakit, corona misalnya. Saat ditanya ada apa sebenarnya di balik vonis HaErEs ini, Chandra mengaku, ada beberapa keanehan. “Yang pertama, sebelum beliau ke Arab Saudi itu sudah berapa kali ditetapkan sebagai tersangka. Kedua, sampai di Arab infonya beliau juga terus dipantau. Ketiga, sampai di Indonesia, disambut ribuan jamaah. Nah, disini saya melihatnya aneh, kenapa dibiarkan sampai memasuki area bandara, seolah agar ada dasar atau alasan untuk diperkarakan”, paparnya. Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

Salah kelola dana Jiwasraya dan Kejahatan lembaga keuangan Kapitalis


By: Tun Kelana Jaya, Pakar Ekonomi

Berikut adalah ringkasan isi video :

Fakta-fakta skandal Jiwasraya salah satu asuransi BUMN yang mengalami gagal bayar:
- Hutang 50,5T idr namun Aset (harta) hanya 23,26T
- 6,634 T dana diinvestasikan ke saham yang nilainya turun hingga 50 rupiah per lembar.
- 19,17 T dana dikelola oleh fund Manager yang berkinerja buruk
- Manipulasi laporan keuangan
- Merugikan negara dan 7 juta pemegang polis.

Bersamaan dengan itu Bumi Putera, Bakrie Life, Asabri dan taspen juga mengalami masalah, belum lagi skandal lama bank Century yg menurut BPK merugikan negara 7,4 triliun.

Kejahatan Lembaga Keuangan Kapitalis Global

Dalam video juga dibedah kerugian Seluruh negara yang mencapai 8.708T di dunia akibat kejahatan sistemik Bank-bank secara global di resesi 2008 yang lalu.

Simak juga berbagai kejahatan lembaga keuangan seperti penipuan, korupsi, Money loundry, pencurian, cybercrime dan human trafiking di era ekonomi kapitalis yang gagal ini.

Maka Allah telah bersabda dalam surat Al-Ma-idah ayat 50,
"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?"

Maka sudah saatnya kita tinggalkan sistem kapitalisme yang rusak dan merusakkan ini, dan gunakan sistem Islam.

Selengkapnya tonton :
https://youtu.be/9JmOGHSBGa8

Sebarkan, agar yang lain tercerahkan.

Posting Komentar

0 Komentar