Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

KH Rokhmat S. Labib: Al Jihad dan Al Khilafah Merupakan Ajaran Islam


PKAD—"Al Jihad dan Al Khilafah adalah merupakan ajaran Islam", kata KH. Rokhmat S. Labib, M.E.I dalam Insight # 101 Pusat Kajian dan Analisis Data pada hari Senin (15/11/2021). Acara ini bertajuk tema " Jihad Dan Khilafah, Ajaran Islam atau Bukan? ".


Beliau menyebutkan istilah lain Al jihad dan Al Khilafah disebut sebagai masru' yakni sesuatu yang disyariatkan. Jika tidak ditemukan dalam Al Qur'an, maka bisa dilihat dalam sumber hukum Islam lain yakni Al Hadist, Ijma' Sahabat dan Qiyas.


“Al Jihad dan Al Khilafah ada dalam kitab tafsir, hadist dan syarahnya serta dalam kitab - kitab Fiqih muktabar. Pembahasanya biasanya disebut dengan Babul Jihad, Babul Imarah, Babul Imamah, atau Al Khilafah,”ungkap Penulis Tafsir Al-Waie itu.


Tambahnya, "Jihad secara bahasa adalah mengerahkan kemampuan. Sedangkan menurut makna syar'i yakni Babul Kital Fi Sabilillah ( perang )", ungkap KH Rokhmat. 


Beliau menambahkan bahwa ketika makna bahasa beralih dari makna syar'i berarti tidak diperbolehkan mengambil makna bahasanya akan tetapi harus mengambil makna syar'inya.


Al Khilafah sendiri memiliki makna istilah yang tidak ada perbedaan di kalangan ulama. Al Imamah kepemimpinan dalam negara. Imam Bukhori mengatakan Imamah ditempatkan atau diposisikan untuk menggantikan kenabian. Al Mawardi membatasi dalam menjaga negara bukan menggantikan sebagai Nabi. 


K.H Rohkmat S. Labib menegaskan bahwa di dalam Islam itu hanya ada sistem Khilafah tidak ada yang lain. Dan pemegang kedaulatan adalah syari'at. Khilafah satu - satunya yang bisa menerapkan syari'at Islam secara keseluruhan. Sehingga tidak ada jalan tengah dalam penerapan syari'at Islam seperti Islam Washatiah.


Alhamdulillah, KH Rokhmat mampu menjelaskan secara mudah dalam diskusi sore PKAD. Pemirsa yang hadir pun tercerahkan dan terpahamkan makna sesungguhnya.[]

Posting Komentar

0 Komentar