Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

PAK KAPOLRI, NETIZEN SEBUT BIADAB ANGGOTA ANDA YANG GUNAKAN GAS AIR MATA !


Korban tragedi Kanjuruhan Malang meningkat. Menurut Emil Dardak sebagaimana dikutip dari BPPD, jumlah korban meninggal dunia menjadi 174 orang. 

Sementara 11 orang luka berat dan ada 298 orang lainnya luka ringan. Ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban: RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.

Netizen melambungkan ungkapan BIADAB mengomentari penggunaan GAS AIR MATA oleh polisi. Bahkan, ada foto dan vodeo tembakan gas air mata yang sengaja diarahkan polisi ke penonton di area tribun yang tidak terlibat kerusuhan.

Semestinya, Kapolri segera copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang. Selanjutnya, Negara harus bertanggungjawab

Bentuk tanggungjawab negara direpresentasikan oleh Presiden. Semestinya, kalau masih punya malu Jokowi segera berhenti dari jabatan Presiden sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Sudah terlalu banyak, tragedi nyawa melayang di era Jokowi. Dari 900 nyawa KPPS, korban demo, mahasiswa meninggal, 6 pengawal HRS, hingga Brigadir Josua.

https://youtu.be/WINR6TLt_kw
https://youtu.be/WINR6TLt_kw
https://youtu.be/WINR6TLt_kw

Posting Komentar

0 Komentar