Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

MENANTI TANGGAL 2 DESEMBER 2019, AKANKAH UMAT ISLAM KEMBALI BERSATU?


Mendekati bulan Desember 2019 banyak fihak yang harap-harap cemas, pasalnya tepat pada tanggal 2 Desember 2019 nanti kemungkinan besar umat Islam di Indonesia akan kembali berkumpul dalam agenda bertajuk Reuni Akbar Mujahid 212 atau yang lebih familiar disebut Reuni 212.

Reuni yang digelar kali ke 3 ini disebut-sebut bakal menjadi momentum kembalinya kaum muslimin di Indonesia bahkan dari berbagai negara tetangga berkumpul, bersatu menyuarakan aspirasi dengan mengadakan aksi damai, bahkan diklaim sebagai aksi super damai, karena memang dari jumlahnya yang sampai puluhan juta peserta itu, kondisi yang tercipta tetap santun dan damai, tidak pernah tercatat terjadi kerusuhan bahkan pengrusakan oleh peserta aksi.

Reuni Akbar 212 yang akan di gelar di sekitaran Monumen Nasional ini insyaAllah akan di hadiri umat Islam dari berbagai kelompok, golongan dan organisasi masyarakat, tidak terkecuali dari masa HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) hal ini di ungkapkan melalui undangan terbuka untuk hadir pada Reuni Akbar 212 oleh Juru Bicara HTI. Ustaz M. Ismail Yusanto dalam video yang dikirimkan lewat pesan beruntun WhatsApp.


Apakah Reuni Akbar Mujahid 212 pada 2 Desember 2019 ini kembali memikat publik untuk turut serta hadir? Melihat masih banyaknya carut marut problematika yang terjadi ditengah-tengah kaum Muslimin. Ditambah dengan berbagai kasus penistaan terhadap ajaran Islam, juga terakhir terkait dugaan penistaan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasaallam, oleh Bu sukmawati yang sampai saat ini masih simpang siur proses penegakan hukumnya.

Posting Komentar

0 Komentar