Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

BENARKAH AREK SUROBOYO dan BONEK MANIA WANI BELA MUSLIM UYGHUR?


© Mus'ab Ratausad

Rek, dimedia massa maupun sosial sangat gampang kita jumpai kebiadaban rezim komunis China melakukan tindakan brutal terhadap saudara se-Aqidah Islam disana. Baik itu di media WhatApp, Twitter, Instagram, Telegram, Youtube bahkan media massa nasional menyuguhkan bentuk audio visual kekejaman terhadap umat Muhammad SAW Uyghur di Xianjiang, China.

Berbagai upaya mengecam, mengutuk, melakukan nota protes China telah dan terus dilakukan. Namun nyatanya tidak ada langkah tegas dan solutif apalagi peran militer yang dapat menghentikan perlakukan kotor kepada kaum muslimin Uyghur di Xinjiang.

Tentang tindakan heroik yang dilakukan oleh Arek Suroboyo pada peristiwa 10 November 1945, rakyat Indonesia tak akan lupa akan sejarah perjuangan melawan penjajah Inggris dan para sekutu dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia.

Namun kini kita melihat betapa waninya arek Bonek dalam membela club kebanggannya yakni Persebaya dalam meraih gelar sebagai Juara sepak bola.

Kekuatan, kenekatan, keberanian, semangat juang dan kesolidan nampaknya harus ditunjukkan oleh Bonek Persebaya yang mewarisi semangat juang Bung Tomo dan Arek SUROBOYO untuk PEDULI melawan segala bentuk penjajahan dan tindakan brutal yang dilakukan rezim komunis China kepada saudara se-Aqidah.

Wahai BONEK MANIA.. apakah nyalimu hanya ditunjukkan untuk membela club besarmu semata, disisi lain ada saudaramu se-Aqidah yang MEMINTA PERTOLONGAN hingga kini tak mampu menggerakkan tangan, langkah dan gelegar suaramu untuk menyuarakan pembelaan diatas  jalan kebenaran? Kami rindu pekikan TAKBIR-mu saudara.

Wahai BONEK MANIA..
inilah momentum dimana keberpihakan kita tidak semata urusan materi, namun keberpihakan kepada kemanusiaan, keadilan dan persaudaraan hanya untuk meraih Ridho Allah SWT.

Wahai BONEK MANIA..  Pimpinlah masa pemuda untuk melakukan perlawanan sebagai sikap seorang muslim membela saudaranya yang tertindas. Inilah saatnya Wani-mu tak sekedar urusan lapangan, gelar dan ketenaran namun sudah layaknya Wani-mu kau tunjukkan untuk membela umat Rasulullah SAW. Maka sebagai penutup inilah sinyal dari baginda Nabi,

“Barangsiapa yang berusaha melapangkan suatu kesusahan kepada seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkannya dari suatu kesusahan di hari kiamat dan barang siapa yang berusaha memberi kemudahan bagi orang yang kesusahan, maka Allah akan memberi kemudahan baginya di dunia dan akhirat" (HR Muslim)

#BonekWaniBelaUyghur
#BonekBersatuLawanKebiadaban
#BonekAksiBelaMuslimUyghur
#BonekCintaNabiCintaSyariah

Posting Komentar

0 Komentar