Home

PKAD—Chanda Purna Irawan menilai vonis HaErEs dan Pinagki ini adalah tindakan hukum yang berat sebelah sekaligus zalim. Jika memang kebohongan dianggap sebagai pidana, maka mestinya pejabat negara yang membuat statement atau kampanye yang tidak ditunaikan itu dianggap telah berbohong dan harus dipidana. Chandra Purna Irawan kemudian menyoroti mobil esemka, “Katanya ada mobil esemka, kok saya belum pernah lihat mobil merk itu ya? Nah kalau memang itu tidak nyata, berarti itu bohong dan bisa dipidana”, protesnya pada Insight #40 PKAD, Jumat, (25/6/2021). Menurut Chandra, perasaan baik-baik saja itu tidak bisa dipidana karena sifatnya privasi, hanya yang bersangkutan yang merasakannya. Sah-sah saja saat dia merasa baik-baik saja, meskipun sedang sakit, corona misalnya. Saat ditanya ada apa sebenarnya di balik vonis HaErEs ini, Chandra mengaku, ada beberapa keanehan. “Yang pertama, sebelum beliau ke Arab Saudi itu sudah berapa kali ditetapkan sebagai tersangka. Kedua, sampai di Arab infonya beliau juga terus dipantau. Ketiga, sampai di Indonesia, disambut ribuan jamaah. Nah, disini saya melihatnya aneh, kenapa dibiarkan sampai memasuki area bandara, seolah agar ada dasar atau alasan untuk diperkarakan”, paparnya. Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

National Geographic : Di temukan Timbunan Koin Emas Peninggalan Islam di Israel



Nationalgeographic.co.id - Para remaja menemukan koin emas saat melakukan penggalian di kota Yavne, Israel. Mereka diketahui sedang membantu para arkeolog dalam program liburan musim panas.


Selama penggalian, para remaja ini menemukan tumpukan harta karun berupa 425 koin emas 24 karat. Dilansir dari Daily Mail, para profesional dari Israel Antiquities Authority menggambarkannya sebagai penemuan yang "sangat langkaOz Cohen adalah salah satu remaja beruntung yang menemukan koin itu. 


Cohenmengatakan kepada Jerusalem Post: “Saya sedang menggali tanah dan ketika saya menyendoknya, saya melihat sesuatu yang tampak seperti daun yang sangat tipis. Ketika saya melihat lagi, saya melihat bahwa ini adalah koin emas.


"Harta karun itu ditemukan di sebuah wadah gerabah yang sengaja dikubur. Selain koin emas, ditemukan juga ”ratusan kliping yang lebih kecil, terbuat dari koin emas lain, yang akan berfungsi sebagai denominasi mata uang yang lebih kecil”, lapor Daily Mail.


Beberapa koin dan kliping berasal dari periode awal Islam, tetapi kebanyakan berasal dari Kekhalifahan Abbasiyah, kira-kira abad ke-10 atau ke-11.


Mereka adalah Kekhalifahan Muslim Ketiga dan dinasti ini berkuasa setelah mereka menggulingkan Bani Umayyah untuk menguasai suatu wilayah dari Asia Tengah hingga Afrika Utara.


Periode Abbasiyah dipandang sebagai masa keemasan yang meninggalkan kesan abadi di Dunia Muslim".

Posting Komentar

0 Komentar