Home

PKAD—Chanda Purna Irawan menilai vonis HaErEs dan Pinagki ini adalah tindakan hukum yang berat sebelah sekaligus zalim. Jika memang kebohongan dianggap sebagai pidana, maka mestinya pejabat negara yang membuat statement atau kampanye yang tidak ditunaikan itu dianggap telah berbohong dan harus dipidana. Chandra Purna Irawan kemudian menyoroti mobil esemka, “Katanya ada mobil esemka, kok saya belum pernah lihat mobil merk itu ya? Nah kalau memang itu tidak nyata, berarti itu bohong dan bisa dipidana”, protesnya pada Insight #40 PKAD, Jumat, (25/6/2021). Menurut Chandra, perasaan baik-baik saja itu tidak bisa dipidana karena sifatnya privasi, hanya yang bersangkutan yang merasakannya. Sah-sah saja saat dia merasa baik-baik saja, meskipun sedang sakit, corona misalnya. Saat ditanya ada apa sebenarnya di balik vonis HaErEs ini, Chandra mengaku, ada beberapa keanehan. “Yang pertama, sebelum beliau ke Arab Saudi itu sudah berapa kali ditetapkan sebagai tersangka. Kedua, sampai di Arab infonya beliau juga terus dipantau. Ketiga, sampai di Indonesia, disambut ribuan jamaah. Nah, disini saya melihatnya aneh, kenapa dibiarkan sampai memasuki area bandara, seolah agar ada dasar atau alasan untuk diperkarakan”, paparnya. Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

YNTKTS Sedang Populer Banyak Digunakan Netizen saat Berkomentar di Instagram dan Twitter, Maksudnya Apa?



Seperti yang diketahui zaman sekarang banyak anak-anak muda yang mengeluarkan kata-kata atau singkatan baru. Diketahui hal tersebut masuk dalam bahasa gaul. Berikut ini beberapa arti dari bahasa gaul yang digunakan anak-anak zaman sekarang.

YNTKTS saat ini termasuk bahasa gaul banyak dipakai oleh muda-mudi milenial di tanah air. Baru-baru ini, muncul kata-kata baru yang populer penggunaannya di media sosial Instagram baik sebagai caption maupun untuk berkomentar.

Kata tersebut adalah YNTKTS.

Singkatan ini tentu belum banyak dipahami oleh para netizen tanah air, karena baru populer di pertengahan tahun 2021 ini. Lantas apa kepanjangan dari YNTKTS? Bagi yang belum mengerti, mari simak penjelasannya berikut ini.

Istilah ini sebelumnya populer di Twitter, karena pembatasan kata-kata yang digunakan saat membuat unggahan, caption atau status.

YNTKTS merupakan kepanjangan dari kalimat "Ya Ndak Tau Kok Tanya Saya"

Kalimat tersebut merupakan kata-kata yang diucapkan oleh Jokowi ketika diwawancarai oleh wartawan.

Orang nomor 1 di tanah air itu juga cukup sering memberikan jawaban "Ya Ndak Tau Kok Tanya Saya" ketika ada pertanyaan terkait dengan permasalahan negara.

YNTKTS kini menjadi bahasa gaul yang sering digunakan di berbagai media sosial sebagai bahan candaan hingga sindiran.

Singkatan YNTKTS saat ini juga dapat dijumpai dalam akun-akun meme di media sosial Instagram.


Posting Komentar

0 Komentar