Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

Masyarakat Geram dan Tolak Permendikbudristek No.30 Tahun 2021


PKAD—Pengesahan Permendikbudristek No. 30 mendapatkan kecaman dari berbagai lembaga. Muhammad Ismail Direktur eLSAD mengatakan bahwa " Masyarakat Geram Dengan Aturan Ini", dalam Insight # 106 PKAD yang bertajuk tema " Diskusi dan Aksi Damai Tolak Permendikbudristek Liberal", Jum'at (26/11/2021).


Ismail menceritakan bahwa, "Ada sekitar 30 lembaga yang mengikuti aksi ini". Semua geram dengan aturan karena dengan aturan ini. Ketika para pelaku kekerasan seksual dengan konsen tadi tidak masuk dalam jeratan pelanggaran kejahatan seksual.


Ismail menggambarkan tuntutan aksi di depan Gedung DPRD Jatim ini, pertama Permendikbutristek No.30 dicabut karena ini dianggap melegalisasi sex bebas diantara civitas akademika. Kedua, Indonesia butuh syariah agar masyarakat ini bertaqwa dan secara makro agar negeri ini bangkit menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.


"Kampus itu tempat menuntut ilmu bekan tempat esex – esex,"paparnya.


Beliau juga berharap saluran aspirasi ini dimanfaatkan untuk amar ma'ruf nahi munkar masif diberbagai daerah agar semua sadar hanya dengan Islam Indonesia selamat dari malapetaka dan menjadi negeri " Gemah ripah loh jinawi". 


Lebih jauhnya beliau menambahkan agar kita bisa merasakan nikmatnya hidup berbangsa dan bernegara dalam naungan Khilafah Alaminhajinnubuwah. Dengan aksi ini semoga bisa meningkatkan kepedulian kita dan mendapatkan tanggapan yang serius dari anggota dewan.


Acara diskusi Online Insight Spesial yang dipadu dengan aksi di depan Geudng DPRD Jatim berjalan lancar. Peserta diskusi pun membludak dan antusias.[]

Posting Komentar

0 Komentar