Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

Pengamat Politik Ekonomi eLSAD:”Demokrasi Cacat Sejak Lahir”



PKAD—Insight # 127 Pusat Kajian Dan Analisis Data, Jum'at (14/01/2022) mengangkat tema " Hore!! Pemilu 2024 Diundur Demi Siapa?. Acara kali ini mengundang narasumber yang sangat kompeten dibidangnya. Diantaranya Drs. Muhammad Ismail, M.E.I yang merupakan pengamat politik ekonomi eLSAD.


"Adanya benalu pengusaha penguasa atau penguasa yang pengusaha saling membuka jelas tabir ditunggangi oligarki", inilah fakta yang diungkap dalam menggambarkan kondisi perpolitikan saat ini.


Beliau menyampaikan bahwa "demokrasi sebegitu rusaknya karena cacat sejak lahir. Karena kedaulatan ada ditangan rakyat, legislasi ada di wakil rakyat, sehingga ketika wakil rakyat melakukan kesalahan Undang - undangnya yang harus dirubah.”


"Saat ini dibutuhkan sistem yang mampu menggambarkan tentang pergantian kepemimpinan, mampu menggaransi pemimpin yang kredibilitasnya sesuai dengan harapan rakyat", tukasnya.


"Perlu duduk bareng mengkaji Islam yang dikatakan sempurna dari Allah SWT untuk memberikan gambaran tentang tata kelola bagaimana pergantian kepemimpinan, yang menggaransi adanya kehadiran pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat", harap beliau.


Diskusi ini berjalan dengan lancar dan beliau menutup dengan petuah, " kalau kita ingin diatur oleh Undang - undang yang adil, maka Undang - undang yang layak dari Dzat yang Maha Adil Allah SWT". Beliau juga menegaskan Islam itu Rahmat bagi semesta alam.[]

Posting Komentar

0 Komentar