Home

PKAD—Pemberitaan terkait latihan bersama (latma) TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat viral di media. TNI AD pun menggelar konfrensi pers. Latihan ini merupakan latihan terbesar. Pusat Kajian dan Analisis Data mengdakan diskusi online via zoom dan youtube. Mengangkat tema “Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15 Tentara Indonesia Dan Amerika Serikat, Implikasi Kedigdayaan Militerkah?”, Jumat (30/7/2021). Hadir sebagai narasumber Khairul Fahmi (Institute for Security and Strategic Studies), Marsekal Muda TNI (Purn) H. Amirullah Amin (Pengamat Militer), Dr H. Budi Mulyana, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional). Khiarul Fahmi mengungkapkan “Jika ingin membandingkan kekuatan militer AS dengan Indonesia, maka akan terlalu ketinggian. Namun disisi lain, skala Asia Tenggara, Indonesia memiliki statistik kekuatan militer yang terbesar. Setelah Indonesia posisi kedua diisi Vietnam.” Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

Ternyata Penduduk Indonesia ‘Belum’ Bahagia



PKAD—"Tidak bahagia" kata Ainul Mizan, S.Pd dalam Insight ke 122 Pusat Kajian dan Analisis Data Senin (3/01/2022). Acara ini bertajuk tema "Cek!! Indeks Kebahagiaan Warga Indonesia : Hasilnya?". Sangat menarik, yang merupakan analis LANSKAP yang membahas masalah ini dari akar masalah hingga solusi.


Menurut Mizan, " Mengukur kebahagian itu dilihat dari makna kebahagiaan dan ideologi yang dimiliki manusia".


Dari sinilah bahagia masing - masing orang berbeda. Kebahagian dalam Islam ketika memiliki keimanan yang benar dan taat kepada Allah SWT, cerita Mizan mengambil dari Qur'an Surat Thaha ayat 124.


Sedangkan kapitalisme, " Meraih materi yang sebesar - besarnya", tambah Mizan.


Mizan juga menggambarkan bahwa Indeks kesejahteraan jika dilihat dari pengangguran terbuka sebesar 9,1 juta, menunjukkan penduduk indonesia "tidak bahagia".


Begitu pula dengan kejahatan, narkoba, pencurian, penggelapan, curanmor yang selalu meningkat, membuat rasa tidak aman sehingga "tidak bahagia", tegas beliau.


Ridak bahagia pula jika dilihat dari makna hidup, "Ingin bertaqwa secara utuh, akan tetapi dikaburkan dengan kriminalisasi sebagian ajaran Islam", tambah Mizan


Menurut beliau, ada anomali atau paradoks antara survei kebahagiaan dengan kenyataan. Sehingga perlu ada penuturan kepada masyarakat tentang khasanah Islam yang mampu melahirkan kesejahteraan dan kebahagian dunia hingga akhirat.


Agenda Insight #122 mendapatkan perhatian luar biasa. Komentar dari pemirsa sangat beragam. Agenda berjalan lancar dan antusias.[]

Posting Komentar

0 Komentar