Home

Temukan Informasi Terkini dan Terpercaya di PojokKota.com: Menyajikan Berita dari Sudut Pandang yang Berbeda, Menyajikan Berita Terkini Tanpa Basa-basi! www.pojokkota.com

Meningkatnya Kriminalitas Menghantui Masyarakat Jelang Lebaran: Solusi Islam Menjadi Sorotan

 


Oleh: Tuti Rahmayani, dr
(Praktisi Kesehatan di Surabaya)


 Dengan mendekati perayaan Idul Fitri, ketegangan meningkat di kalangan masyarakat karena gelombang kriminalitas yang semakin meresahkan. Pencurian, pembegalan, pencopetan, dan perampokan semakin marak terjadi, memunculkan kekhawatiran yang mendalam di tengah-tengah masyarakat.


Meningkatnya tingkat kriminalitas menjelang Lebaran menjadi perhatian serius, dengan beberapa faktor yang diyakini menjadi pemicu utama. Faktor pertama adalah rendahnya tingkat iman dan takwa di kalangan individu, yang dipengaruhi oleh semakin sekulerinya sistem kehidupan modern. Akibatnya, nilai-nilai agama seringkali terpinggirkan, dan tidak lagi menjadi benteng utama dalam mencegah perilaku negatif.


Selain itu, kemiskinan sistemik juga turut menjadi penyebab utama. Penerapan kapitalisme oleh negara telah memberikan beban berat bagi rakyat, dengan serangkaian pajak dan lonjakan harga kebutuhan pokok yang membebani.


Tidak ketinggalan adalah pola hidup materialistis dan hedonis yang merajalela, memacu konsumerisme yang tidak terkendali. Walaupun pendapatan meningkat, kebutuhan yang tidak perlu terus memacu dorongan untuk mencari lebih banyak lagi.


Kurangnya penegakan hukum yang tegas dan adil juga menjadi faktor utama dalam meningkatnya tingkat kriminalitas. Pelaku kejahatan seringkali merasa tidak takut untuk kembali melakukan tindakan kriminal karena sanksi yang tidak memadai.


Dalam menghadapi masalah ini, Islam dianggap memiliki solusi yang komprehensif. Melalui pendidikan yang berorientasi pada memperkuat iman dan ketakwaan individu, bukan sekadar mencari pekerjaan, Islam mampu menciptakan masyarakat yang lebih beretika. Negara juga diharapkan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pokok warganya, sehingga tidak ada yang terdorong melakukan tindakan kriminal karena kelaparan.


Selain itu, Departemen Informasi diharapkan untuk memastikan bahwa konten media sosial yang disajikan bermanfaat bagi dunia dan akhirat, bukan malah memicu tindakan kriminal.


Terakhir, penerapan sanksi yang tegas sesuai dengan aturan Islam dianggap sebagai langkah yang efektif untuk mencegah dan memperbaiki perilaku kriminal. Misalnya, dalam kasus pencurian, penerapan hukuman potong tangan untuk pelaku yang mencapai ambang batas tertentu.


Meningkatnya kriminalitas menjelang Lebaran menimbulkan keprihatinan serius di kalangan masyarakat. Namun, dengan pendekatan yang komprehensif dan berbasis nilai-nilai Islam, diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dalam menangani masalah ini, baik di dunia maupun di akhirat.

Posting Komentar

0 Komentar