Home

News update : FDMPB—Upaya konstruksi sejarah Islam di Nusantara kini menemukan momennya. Apalagi bersamaan dengan peringatan Tahun Baru Hijriyah 1442 H. Kajian mendalam dan kritis ini mendapat perhatian luas. Khususnya dari Intelektual Muslim Indonesia yang berhimpun dalam Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB). Akhirnya, FGD Online kelima diadakan Sabtu (29/8/2020) Pukul 08.00-11.30 WIB. Menghadirkan Intelektual yang berkompeten dibidangnya, di antaranya: Prof Dr-Ing Fahmi Amhar (Cendekiawan Muslim dan Peneliti), Dr Ahmad Sastra, MM (Dosen Filsafat Pascasarjana UIKA Bogor), Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim, MA. (Guru Besar Pemikiran Islam UIN Ar Raniry Aceh), Drs. Moeflich Hasbullah, MA (Sejarawan Muslim dan Dosen), Rachmad Abdullah, S.Si, M.Pd (Sejarawan dan Penulis Buku Trilogi Revolusi Islam), dan Septian AW (Sejarawan Muda Komunitas Literasi Islam). Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

MERIAH!, Pawai 1 Muharram 1441 H Di Surabaya



Surabaya pada Ahad (1/9/19) ramai dipadati ratusan warga Surabaya yang berbondong-bondong semarak mengikuti Pawai 1 Muharram 1441 Hijriyyah. Bertempat di Jl. Gubernur Suryo Surabaya, pawai dimulai tepat pukul 08.00 WIB di Taman Apsari berjalan ke Jl. Panglima Sudirman, dan memutar di Patung Karapan Sapi, Jl. Basuki Rahmat kemudian kembali kelokasi awal di Taman Apsari Surabaya.

Barisan awal di isi oleh bapak-bapak dan pemuda yang mengenakan pakaian khas Surabaya dan membawa atribut Tauhid mulai dari ikat kepala, sampai Panji Tauhid, disusul parade sepeda hias anak-anak yang juga tak lupa dihiasi Panji-panji Rasulullah al-liwa dan ar-rayyah.


Dibelakangnya disusul parade drumband anak-anak mengiringi derap langkah pawai dengan alunan musik Sholawat dan musik religi. 

Suasana semakin heroik saat barisan devile berkerudung orange membawa bendera al-liwa dan ar-rayyah, berjejer rapi sehingga menarik perhatian para pengguna jalan.


Kemudian dibelakangnya lagi para ibu-ibu dan pemudi-pemudi kota Surabaya berderet panjang dan rapi mendampingi anak2 yang mengenakan baju karnaval. 

Suasana ceria dan senyum merekah tampak pada barisan panjang tersebut. Bendera al-liwa dan ar-rayyah berkibar gagah diterpa angin sepoi Surabaya, mengiringi tema yang diusung #HijrahMenujuSyariahKaffah dan #KhilafahWillBeBack

Pawai tersebut sontak menjadi perhatian warga dab pengguna jalan yang berhenti dari aktivitas naik sepeda atau car free day-nya, tersenyum menyaksikan sajian parade panjang dan merasakan semangat Tahun Baru Islam, yang insyaAllah akan memberikan semangat perubahan yang lebih baik lagi.

Tepat pukul 10.00 WIB seluruh peserta pawai kembali berkumpul di Taman Apsari untuk mendengarkan Sambutan Ketua Panitia dan Ucapan Selamat Tahub Baru Islam, serta ungkapan terima kasih atas partisipasi nya dalam perayaan tersebut. Kemudian ditutup dengan doa dan peserta berangsung meninggalkan lokasi dengan tertib dan damai. (Naz)

Posting Komentar

0 Komentar