Home

PKAD—Chanda Purna Irawan menilai vonis HaErEs dan Pinagki ini adalah tindakan hukum yang berat sebelah sekaligus zalim. Jika memang kebohongan dianggap sebagai pidana, maka mestinya pejabat negara yang membuat statement atau kampanye yang tidak ditunaikan itu dianggap telah berbohong dan harus dipidana. Chandra Purna Irawan kemudian menyoroti mobil esemka, “Katanya ada mobil esemka, kok saya belum pernah lihat mobil merk itu ya? Nah kalau memang itu tidak nyata, berarti itu bohong dan bisa dipidana”, protesnya pada Insight #40 PKAD, Jumat, (25/6/2021). Menurut Chandra, perasaan baik-baik saja itu tidak bisa dipidana karena sifatnya privasi, hanya yang bersangkutan yang merasakannya. Sah-sah saja saat dia merasa baik-baik saja, meskipun sedang sakit, corona misalnya. Saat ditanya ada apa sebenarnya di balik vonis HaErEs ini, Chandra mengaku, ada beberapa keanehan. “Yang pertama, sebelum beliau ke Arab Saudi itu sudah berapa kali ditetapkan sebagai tersangka. Kedua, sampai di Arab infonya beliau juga terus dipantau. Ketiga, sampai di Indonesia, disambut ribuan jamaah. Nah, disini saya melihatnya aneh, kenapa dibiarkan sampai memasuki area bandara, seolah agar ada dasar atau alasan untuk diperkarakan”, paparnya. Baca berita selengkapnya di www.pojokkota.com

SERUAN KHILAFAH BERGEMURUH PADA PERINGATAN PENAKLUKAN KONSTANTINOPEL 1453 DI KOTA MALANG


Malang (15/1). Hari ini 20 Jumadil Awwal 1441 H (Rabu, 15/1), tepat pada tanggal yang sama 584 tahun Hijriyah yang lalu, Konstantinopel berhasil dibebaskan oleh Sultan Muhammad Al-Fatih. Penting bagi kaum muslimin untuk memperingatinya, bahwa Islam pernah berjaya membebaskan ibukota negara adidaya di masa lalu.

Hal itu yang nampaknya melatar-belakangi Majelis Dzikir wa Taklim Qolbun Salim kota Malang menggelar Peringatan Penaklukan Konstantinopel. Sekitar 400 warga Malang dengan antusias hadir, dengan mengenakan baju putih dan di tengah cuaca sedang gerimis.

Berkesempatan memberikan taushiyah Gus Azizi Fathoni sebagai Khadim Kuttab Tahfizh Al-Utrujah Kota Malang. Beliau mengutip hadist yang berkaitan tentang penaklukan Konstantinopel:"... ketika Rasulullah saw ditanya kota mana yang ditaklukkan pertama kali, Kostantinopel atau Romawi?; maka Rasulullah saw menjawab, ”Kota Heraklius akan ditaklukkan pertama kali.  Maksudnya adalah kota Kostantinnopel”. [HR. Imam Ahmad]


Gus Azizi menerangkan dalam hadits ini, Nabi saw memberikan kabar gembira kepada kaum Muslim dengan ditaklukkannya Konstantinopel dan Romawi. Di dalam sejarah dituturkan bahwasanya kota Konstantinopel berhasil ditaklukkan pasukan Islam yang dipimpin Sultan Muhammad Al-Fatih.

Penaklukkan kota Konstantinnopel juga disebutkan dalam sebuah hadits yang dituturkan oleh Imam Ahmad. Rasulullah saw bersabda:

”Sungguh, akan ditaklukkan Konstantinopel.  Sebaik-baik amir adalah amirnya (amir yang menaklukkan Konstantinopel) dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya (pasukan yang menaklukkan kota itu)”. [HR. Imam Ahmad]

Jadi ada satu kota yang belum ditaklukkan oleh kaum Muslim, yakni kota Romawi.

"Penaklukkan kota Romawi --akan terlaksana dengan ijin Allah swt--, inilah yang mengisyaratkan tegaknya kembali Khilafah Islamiyyah yang akan melaksanakan bisyarah agung Nabi saw itu," paparnya.

"Masa depan dunia ada di tangan Islam, khilafahlah nanti yang akan memobilisasi kekuatan untuk jihad menaklukkan Roma sebagaimana dulu Muhammad Al Fatih menaklukan Konstantinopel. Jadi mari terus tanamkan keyakinan untuk istiqomah berdakwah guna menegakkan khilafah," pungkasnya.

Hadir pula memberikan taushiyah yang lain beliau, Al-Ustadz Ruji'an Khairi dari Griya Qur'an dan juga founder akun dakwah sosial media @tabiin.id.

Acara berlangsung semarak dengan berperan aktif nya para peserta dalam Digital Movement di sela-sela acara. [aryo/ard]

#IslamBerjayaKembali
#ConquestofConstantinople
#GlobalCampaign1453

Posting Komentar

0 Komentar